Senin, 03 Desember 2012

Dinding Rahim Menebal?


Kajian ilmiah lain dalam skala terbatas sudah dilakukan oleh Drs. Sukarsono MSi., dosen Fakultas Ilmu Keguruan Universitas Muhamadiyah, Malang. Selain mengajar, Sukarsono juga aktif dalam beragam kegiatan pelestarian lingkungan. Perkenalannya dengan rumput kebar berawal dari koleganya di Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati).

Beberapa tahun lalu atas ajakan rekannya itu, Sukarsono melakukan survei lapangan ke Papua dan tertarik untuk meneliti rumput kebar. Dengan dana sendiri Sukarsono bersama timnya melakukan penelitian dengan memberlkan ekstrak rumput kebar kepada hewan percobaan, yaitu tikus. Air rebusan rumput kebar (yang sebelumnya telah dikeringkan) diberikan sebagai minuman kepada lima ekor tikus percobaan selama dua minggu.

Sebagai pembanding adalah lima ekor tikus lain yang hanya diberi air tawar. Hasilnya ternyata memberikan gambaran positif, yakni terjadinya penebalan yang berarti pada dinding uterus atau rahim tikus yang diberi ekstrak rumput.

Terjadinya penebalan pada dinding rahim ini berarti dapat membantu proses pembuahan dalam proses kehamilan. Pasalnya, dinding rahim yang tebal memudahkan sperma menempel sekaligus memudahkan proses kehamilan.

Sayangnya, hasil penelitian ini belum ditindaklanjuti. Diharapkan di masa mendatang ada pihak lain, terutama industri farmasi, yang berminat mengembangkan potensi rumput kebar menjadi fitofarmaka.

Di masyarakat, secara empiris khasiat rumput kebar sebagai penyubur kandungan sudah lama dimanfaatkan. Saat ini bahkan bisnis rumput kebar asli Papua diperkirakan mencapai puluhan juta per tahunnya.

Untuk mendapatkan rumput kebar memang tidak mudah, hanya tersedia di rumah herba atau toko jamu. Namun, diingatkan Sukarsono, jika tidak hati-hati, di pasaran banyak yang palsu. Karena itu, disarankan untuk membeli produk yang langsung didatangkan dari daerah asalnya.

Rumitkah meramu "Rumput Kebar"?

Memanfaatkan rumput kebar sebagai ramuan sebenarnya mudah. Untuk takaran besar, lebih dari satu gelas, ambil rumput kebar kering secukupnya, lalu rebus hingga mendidih. Setelah itu saring dan dinginkan.

Untuk ukuran kecil, misalnya satu cangkir atau segelas, rumput kebar cukup diseduh dengan air mendidih seperti membuat teh. Agar terasa manis, tambahkan madu secukupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar